You are currently viewing Target 115 Ribu Ounce: Tambang Pani Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Merdeka di 2026

Target 115 Ribu Ounce: Tambang Pani Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Merdeka di 2026

Target 115 Ribu Ounce: Tambang Pani Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Merdeka di 2026

Target produksi emas 100.000–115.000 ounce pada 2026 dari Tambang Pani menandai fase baru bagi PT Merdeka

Copper Gold Tbk dan anak usahanya PT Merdeka Gold Resources Tbk. Setelah periode konstruksi yang panjang,

proyek di Kabupaten Pohuwato ini memasuki masa krusial: commissioning, start-up, lalu produksi emas perdana pada Kuartal I 2026.

Kenapa angka 115 ribu ounce itu penting?

Bagi emiten tambang, tahun pertama produksi adalah “uji kualitas” desain pabrik, kesiapan operasi, dan disiplin biaya.

Di Pani, panduan 2026 tidak hanya memuat volume, tetapi juga memberi gambaran daya saing biaya: cash cost

US$900–1.100/oz dan AISC US$1.300–1.450/oz (dengan catatan tidak memasukkan royalti serta kredit perak).

Dari Konstruksi ke Produksi: Timeline Menuju First Gold

Progres fisik 94% dan “first mining” sejak Oktober 2025

Per akhir Desember 2025, pembangunan heap leach disebut telah mencapai 94%. Aktivitas penambangan awal dimulai pada

Oktober 2025, disusul rangkaian milestone operasional seperti penghancuran bijih (November 2025) dan penumpukan

bijih di heap leach pad (Desember 2025).

Heap leach irrigation dimulai: sinyal proyek siap jalan

Salah satu penanda kesiapan produksi adalah dimulainya irigasi heap leach pada akhir Januari 2026, yang mempercepat

jalur menuju first gold pada Kuartal I 2026. Langkah ini juga menunjukkan sistem utama—mulai dari heap leach pad

hingga fasilitas pemulihan emas—sudah memasuki fase operasional.

Strategi Operasi: Heap Leach Dulu, CIL Menyusul

Kapasitas heap leach dinaikkan jadi 8 Mtpa

Tahap awal Pani dirancang sebagai operasi open-pit dengan heap leach. Kapasitas awal disebut 8 juta ton per tahun (Mtpa),

meningkat dari rencana sebelumnya 7 Mtpa, dengan studi lanjutan untuk menaikkan kapasitas hingga 10 Mtpa setelah 2026.

Akselerasi Carbon-in-Leach untuk 2028

Setelah fase heap leach stabil, pengembangan Carbon-in-Leach (CIL) dipercepat agar mulai berproduksi pada kapasitas

12 Mtpa di 2028. Pekerjaan tanah untuk fasilitas CIL juga telah dimulai pada Januari 2026—mengindikasikan transisi

jangka menengah sudah dipersiapkan sejak dini.

Pendanaan dan “Kunci” Eksekusi 2026

Modal, fleksibilitas, dan disiplin biaya

Untuk mendukung pengembangan proyek, EMAS memperoleh revolving credit facility US$350 juta (tenor 60 bulan)

guna meningkatkan fleksibilitas pendanaan. Di sisi lain Tuna55, total investasi konstruksi dan praproduksi heap leach yang telah

dikeluarkan disebut sekitar US$238 juta.

Bukan hanya emas—ada kontribusi perak

Pani juga memproyeksikan produksi perak 100.000–200.000 ounce sebagai produk samping, yang berpotensi membantu

profil ekonomi operasi (meski kredit perak tidak dimasukkan dalam panduan biaya yang disebutkan).

Dengan target hingga 115 ribu ounce pada 2026, fokus terbesar Pani adalah memastikan start-up berjalan aman, stabil,

dan sesuai panduan. Jika eksekusi mulus, Pani berpeluang menjadi salah satu pilar pertumbuhan baru grup Merdeka—bukan

hanya lewat volume produksi, tetapi juga lewat efisiensi biaya dan kesiapan ekspansi tahap berikutnya.

Leave a Reply