
AC Milan berhasil membawa pulang tiga poin penting usai menaklukkan Como dengan skor 3-1 dalam laga lanjutan kompetisi yang digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Bermain di kandang lawan, Rossoneri tampil efektif, disiplin, dan menunjukkan perbedaan kualitas yang cukup jelas dibanding tuan rumah.
Sejak peluit awal dibunyikan, Como tampil tanpa rasa gentar. Dukungan publik sendiri membuat tim tuan rumah berani menekan dan mencoba mengimbangi permainan Milan. Beberapa kali Como mengancam lewat serangan cepat dari sisi sayap, namun lini belakang Milan yang dikomandoi bek-bek berpengalaman masih mampu meredam tekanan tersebut.
AC Milan perlahan mulai mengambil alih kendali permainan. Penguasaan bola yang rapi serta pergerakan antar lini yang cair membuat Como kesulitan menjaga kedalaman pertahanan. Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-20 melalui skema serangan terorganisir. Umpan terobosan dari lini tengah berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh penyerang Milan yang dengan tenang menaklukkan kiper Como. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal satu gol, Como mencoba meningkatkan intensitas serangan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-33 ketika sebuah kelengahan di lini belakang Milan dimanfaatkan dengan baik. Gol penyeimbang tersebut membuat suasana stadion bergemuruh dan pertandingan kembali berjalan terbuka. Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua
AC Milan tampil jauh lebih agresif dan terorganisir. Pelatih Milan tampak melakukan penyesuaian taktik yang langsung berdampak pada permainan. Rossoneri lebih cepat dalam transisi dan lebih efektif saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Gol kedua Milan hadir pada menit ke-55 melalui situasi bola mati. Tendangan sudut yang dieksekusi dengan presisi disambut sundulan keras yang tak mampu dihalau kiper Como. Gol ini kembali mengangkat kepercayaan diri para pemain Milan, sementara Como mulai terlihat kehilangan fokus.
Keunggulan Milan semakin bertambah pada menit ke-72. Serangan balik cepat menjadi senjata mematikan Rossoneri. Umpan panjang dari tuna55 lini belakang berhasil diselesaikan dengan dingin oleh penyerang Milan, mengubah skor menjadi 1-3 dan praktis mematahkan perlawanan tuan rumah.
Di sisa pertandingan, Como tetap mencoba mencetak gol tambahan, namun solidnya pertahanan Milan membuat peluang-peluang tersebut tak berbuah hasil. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-3 untuk kemenangan AC Milan tetap bertahan.
Hasil ini menjadi bukti kematangan AC Milan dalam menghadapi tim yang bermain penuh semangat di kandang sendiri. Tiga poin ini sangat berharga bagi Rossoneri dalam menjaga posisi mereka di papan atas klasemen, sekaligus menunjukkan bahwa Milan tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan musim ini. Como sendiri patut diapresiasi atas keberanian dan determinasi mereka, meski harus mengakui keunggulan kualitas AC Milan