
Granada harus puas berbagi poin saat menjamu Eibar dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan sarat duel fisik. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Tuan rumah gagal memanfaatkan keuntungan kandang setelah laga berakhir imbang 0-0. Meski tanpa gol, pertandingan tetap berjalan menarik dengan intensitas tinggi serta jual beli serangan dari kedua tim.
Sejak menit awal, Tuan rumah mencoba mengambil inisiatif permainan dengan menguasai bola dan menekan pertahanan Eibar. Dukungan suporter tuan rumah memberi dorongan tambahan bagi Tuan rumah untuk tampil agresif. Namun, Eibar menunjukkan pendekatan yang disiplin dan terorganisir, menutup ruang gerak di lini tengah dan memaksa Tuan rumah kesulitan menembus pertahanan.
Eibar tidak hanya bertahan, tetapi juga sesekali melancarkan serangan balik cepat. Beberapa kali mereka mampu merepotkan lini belakang Granada lewat pergerakan agresif para penyerang. Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang tersebut belum mampu mengubah papan skor.
Tuan rumah mulai meningkatkan intensitas serangan pada pertengahan babak pertama. Melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan dari sisi sayap, tuan rumah mencoba membongkar pertahanan Eibar. Peluang terbaik Granada datang dari situasi bola mati, namun sundulan yang dilepaskan masih melenceng tipis dari gawang.
Skor 0-0 mencerminkan jalannya pertandingan yang seimbang, dengan Tuan rumah sedikit unggul dalam penguasaan bola, sementara Eibar tampil solid dalam bertahan dan disiplin menjaga lini pertahanan.
Memasuki babak kedua
tempo pertandingan semakin meningkat. Tuan rumah tampil lebih berani dengan menaikkan garis pertahanan dan menekan lebih tinggi. Eibar tetap tenang dan tidak terburu-buru, menunggu celah untuk memanfaatkan ruang kosong yang ditinggalkan Granada.
Peluang emas kembali tercipta bagi Granada di paruh kedua. Sebuah tembakan keras dari luar kotak penalti memaksa kiper Eibar melakukan penyelamatan gemilang. Eibar merespons dengan serangan balik cepat yang hampir membuahkan gol, namun kiper Granada juga tampil sigap menjaga gawangnya tetap aman.
Menjelang menit-menit akhir, Tuan rumah semakin gencar menekan demi mencetak gol kemenangan. Beberapa pergantian pemain tuna55 ofensif dilakukan untuk menambah daya gedor. Tekanan bertubi-tubi membuat Eibar lebih fokus bertahan dan mengandalkan kedisiplinan lini belakang.
Meski begitu, pertahanan Eibar tampil kokoh hingga akhir laga. Setiap serangan Granada berhasil dipatahkan, baik melalui tekel bersih maupun blok krusial di area berbahaya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.
Hasil imbang tanpa gol ini membuat Granada dan Eibar harus puas berbagi satu poin. Granada gagal memaksimalkan peluang di kandang sendiri, sementara Eibar patut diapresiasi atas organisasi permainan dan ketahanan mereka sepanjang pertandingan. Laga ini menjadi gambaran bahwa duel kedua tim selalu berjalan ketat dan penuh perjuangan meski tanpa gol tercipta